“Senyuman Kekasih…”
Wednesday, September 28th, 2005Menapak langkah demi langkah menuju kamarku…
Membuka pintu melihat luas isi kamarku hingga sudut
Sekotak terlihat tanpa celah…
Merebahkan diri melepas lelah diatas ranjangku yang merindu..
Hening, terasa sisi ruang kamarku membisu…
Seolah menatapku membiarkan diri mencari rasa nyaman.
Akhir hari yang terasa rutin kukerjakan saat dirumah.
Sebentar kupejamkan kelopak mataku…
Membebaskan pandangan dikegelapan mata.
Bola mata berputar seolah menari dan bergembira,
Setelah seharian kubiarkan ia melihat, menatap apa saja yang kuinginkan.
Kubuka mata ini, terasa terang… seakan kembali terlahir…
Kuberanjak dan mulai melakukan aktivitas rumah ku.
Terasa kembali bersemangat, setelah tenaga yang telah kupakai hari itu.
Bermain dengan buku, kata, dan irama dari CD yang kumainkan.
Mengingat segala yang kulakukan hari itu..
Mencerna apa-apa saja yang terlahir hari itu..
Menumpahkan segalanya lewat kata yang kugores dengan tinta.
Sejenak Kulangkahkan kaki menuju luar kamar…
bercengkrama dengan penghuni-penghuni kecil dalam rumah..
Bercerita dan saling tertawa meluapkan segala rasa yang terlahir hari itu..
Hingga rasa kantuk menyerang dan menyelimuti kami semua..
Kembali ke kamar, kulihat buku dan diary berserakan seperti merekapun baru saja bermain bercengkrama dan saling bercerita.
Kubereskan dan menutup halaman-halaman yang terbuka.
Meletakkannya disisi ruang yang lain…
Kataku..
Tidurlah sayang…karena esok hari ku pasti akan menyapamu kembali,
Dan menggoreskan kenangan hari yang telah kulalui tanpamu.
Kubereskan ranjang dan diriku, lalu kupadamkan lampu kamar
Merebahkan diri…Berdoa untuk segalanya, hingga kumulai tertidur…
Dengan penuh senyuman…
Bee - @my office’s corner.