Archive for September, 2007

Yang kupinta..

Wednesday, September 26th, 2007

Pagi ini kusambut pagi dengansedikit senyum..
Karna ragaku sedikit yak mendukung cerahnya mentari.
Entah mengapa setiap derai desah nafasku,
Selalu terbesit fikiran ini tentangmu.

Tentang dirimu dan dirinya…

Berjuta tanya… Berjuta keraguan…
Mungkin hingga dirimu mengatakannya yang sesungguhnya,

Sejujurnya.

*jkt:270907, 07:49am*

Sejujurnya Aku..

Tuesday, September 25th, 2007

Aku temukan lagi sebuah cinta
Di dalam aura hadir dalam keinginan
Kau datang dalam kesendirian
Kau beri makna bagi diri ku yang merana

Aku rasakan kemauan hati
Dalam pesona kelembutan
Yang kau tawarkan pada diri
Membawa indahnya rasa bertautan

Biar kunikmati rasa ini
Kita bisa saling menyayangi
Meluluhkan luka yang telah terpatri
Mencoba membuka ruang dihati

Biarkan kali ini ku mengasihi
Dengan setulus jiwa yang murni
Memberi semua dengan ketulusan
Tanpa memaksa menjadi keharusan

Dan tuk sekian kali cinta bersemi
Membawa kedamaian di hati
Mencerahkan hari yang terlalui
Membawa harapan untuk yang sejati
Bersama mu sang pelita hati

*Bunga hatiku, kuingin rasanya dapat mengungkap seluruh kalimat ini untukmu…*

Hadirmu…

Tuesday, September 25th, 2007

Terlukiskan sebuah ingatan
sesuatu yang indah bagiku
Selalu kunantikan sebuah kehadiran
Berharap ada dalam setiap waktuku

sungguh berarti datangya bagi ku
Dalam mengisi kekosongan Qalbu
Tenggelam dalam pengabdianku
Padamu tuhan ku

Melepas keinginan tubuh
bersujud dan bersimpuh
Untuk mengabdi secara utuh
Menjadi hamba yang patuh

Menanti suatu berkah
Menjalani hari penuh rahmah
Dalam perlombaan memenangi
ridho mu sang illahi robbi

Ceriakan hati saat kau datang
Membawa cahaya dalam hati yang meradang
Membawa kedamaian dalam setiap insan
Begitu indahnya bulan ramadhan
Berharap Ini bukanlah yang terakhir
Sebelum jiwa ini berakhir

*bahagianya saat puisi ini tercipta dan mengilhami hati…*

MUNAJATKU DALAM RENUNGAN…

Monday, September 24th, 2007

Pernahkah diri
merasa begitu sakiiitt…

Namun apa daya
diri tak dapat mengungkap nya.

Hanya terdiam dan
mencoba tetap bersabar…

Disaat gundah
emosi meningkat,

Tersadar diri
akan kepedihan yang kan dialami,

Tersadar diri
masih memiliki Allah dihati,

Hingga diri tak
jadi melakukan hal-hal yang tak semestinya.

 

Ya Allah…

Terima kasih,
atas hadirmu dalam detik-detik waktu kehidupan dan matiku,

Kau berikan
setitik roh untuk kudapat merasakan sejuta rasa dan harapan…

 

Kau beri
kesempatan diri untuk berlinang air mata…

Dan Kau pun
memberiku waktu tuk berbahagia, tertawa dan tersenyum.

 

Sejenak ku
kembali terlintas bayangan Wanita setengah baya dan pria yang tlah memiliki
kerut diwajah…

Mereka orang
tuaku..

Walau rasa cinta
dan sayang yang kupunya tak terungkap secara nyata dalam kasap mata orang
sekitar…

Namun yang
mengetahui keberadaan perasaan cinta dan sayang ini tentunya ada pada hati kita
masing2.

 

Ku mencintaimu,
bagai tak pernah dapat menutupi segala kasih dan cinta yang tlah kau berikan
padaku,

Hingga diri
tumbuh menjadi semakin sempurna untuk menuju kesempurnaan-Mu, Ya Illahi.

 

Tiada batas rasa
yang telah mereka berikan padaku…

Tiada titik
segala curahan keringat dan kerja keras mereka untuk kami…

 

Ya Allah,…

Berikanlah segala
kemudahan, kebahagiaan, kesejahteraan, dan segalanya yang telah mereka berikan
seperti yang mereka berikan untuk kecukupan hidupku..

Dari semenjak ku
direncanakan hingga nanti…

 

Ya Allah,…

Ku sangat
menyayangi mereka…

Ingin ku bersujud
tanpa henti untuk mereka…

Walau doa slalu
kupanjatkan untuk mereka,

Seakan segalanya
tak dapat mencukupi dari kesabaran mereka selama ini.

 

Wahai sang
kekasih Allah…

Bimbinglah diri
ini menuju lurus jalanmu..

 

Berikanlah
orang-orang terbaik-Mu untuk dapat mendampingiku dalam hidup dan matiku.

Berikanlah
teman-teman yang terbaik yang dapat kubimbing dan membimbingku ke jalan-Mu.

 

Ku berusaha tuk
selalu berjalan dijalan-Mu, Ya Allah..

Walau seribu
kerikil dan sejuta rintangan menghalangi diriku,

Dengan
keterbatasanku ini,

Kuhanya dapat
berkata sejujurnya pada-Mu , Ya Illahi…

Apa-apa
kekuranganku, serta apa-apa yang saat ini sulit kuubah.

InsyaAllah dengan
keterbatasanku ini, Kau pun tetap meridhoi segala doa, sujud dan ibadahku
pada-Mu, Ya Robb.

 

*Bila terdapat salah kata yang tak berkenan dihati, semua itu terbatas karena kekhilafan dan kekuranganku*

Ampunilah kami Ya Allah, dan kepada-Mu lah tempat kami kembali.

jkt.250907: 08.22am

Relung Kejujuran

Tuesday, September 18th, 2007

Sepi

Perasaan ini selalu ada dalam diriku.. dalam hatiku…
Bersemayam tenang dihiasi warna-warni kehidupanku..
Ku memang tak mampu tuk mengatakannya..
Ku memang tak mampu tuk mengungkapkan..
Karna yang kupunya bukanlah Cinta biasa yang sesaat dapat hilang.
Dapatkah aku memeluknya menjadikan dirinya real soulmate..
Hingga bintang-bintang dan mentaripun bersahabat menemaniku,
Memijarkan cahaya untuknya… untuk dirimu yang kupuja.

Di kesendirianku ini ku selalu teringat akan hadirmu,
Disaat suatu masa memisahkan asmara kita..
Disaat suatu relung waktu mempertemukan kita…
Disaat sesuatunya kian silih berganti memberi kenangan.

Manismu, lakumu, lembutmu dan terkadang marahmu dan kesalmu..
Memberikan rasa tersendiri yang kini kutersenyum dibuatnya…
Tingkahmu yang kadang membuatku perih..
Hingga tutur katamu yang terkadang menyakitkan hati,
Seakan mengajariku tuk mencoba bersabar lahiriah dan rohaniah.

Sayangku…
Jangan lagi ada prasangka… Jangan lagi ada niat tak baik… untuk kita.
Sayangku…
Mari kita jaga bersama tuk apa-apa yang kita lalui saat ini,
Bersama kitakan saling mengisi, menerima dan memberi kekurangan serta kelebihan masing-masing.

Sayangku…
Dari doa, dimulailah segalanya dengan baik…
Dari ikhtiar, dimulailah segalanya dengan sabar…
Dari hati, terbinalah cinta, kasih dan sayang…
Serta kejujuran dan pengabdian tuk bersama.

Hari ini terdengar suaramu manis dan lembut…
Walau terkadang kemanjaan itu datang dan membuatku gemas…
Hari ini segala cerita kututurkan tanpa celah, jujur kepadamu…
Dan sering kuberharap hal yang sama dari hatimu.

Bulan penuh berkah…
Bulan yang penuh rahmat…
Semoga segala yang kulakukan memberikan tuntunan dan arahan tuk kemudian,
Sesuai dengan arah dan tujuan di jalan-Mu Ya Rabb…Diri ini mengabdi.
Kuniatkan, kulakukan dan kuungkapkan segalanya berusaha tetap dijalan-Mu ya Rabb…
Walau memang masih tertinggal suatu laku yang belum dapat kusirnakan yang berada dibelakang-Mu ya Rabb…
Namun kupercaya… segalanya ada pada rencana-Mu Ya Rabb…
Amin.

190907:12.00:jkt/slipi