Relung Kejujuran
Perasaan ini selalu ada dalam diriku.. dalam hatiku…
Bersemayam tenang dihiasi warna-warni kehidupanku..
Ku memang tak mampu tuk mengatakannya..
Ku memang tak mampu tuk mengungkapkan..
Karna yang kupunya bukanlah Cinta biasa yang sesaat dapat hilang.
Dapatkah aku memeluknya menjadikan dirinya real soulmate..
Hingga bintang-bintang dan mentaripun bersahabat menemaniku,
Memijarkan cahaya untuknya… untuk dirimu yang kupuja.
Di kesendirianku ini ku selalu teringat akan hadirmu,
Disaat suatu masa memisahkan asmara kita..
Disaat suatu relung waktu mempertemukan kita…
Disaat sesuatunya kian silih berganti memberi kenangan.
Manismu, lakumu, lembutmu dan terkadang marahmu dan kesalmu..
Memberikan rasa tersendiri yang kini kutersenyum dibuatnya…
Tingkahmu yang kadang membuatku perih..
Hingga tutur katamu yang terkadang menyakitkan hati,
Seakan mengajariku tuk mencoba bersabar lahiriah dan rohaniah.
Sayangku…
Jangan lagi ada prasangka… Jangan lagi ada niat tak baik… untuk kita.
Sayangku…
Mari kita jaga bersama tuk apa-apa yang kita lalui saat ini,
Bersama kitakan saling mengisi, menerima dan memberi kekurangan serta kelebihan masing-masing.
Sayangku…
Dari doa, dimulailah segalanya dengan baik…
Dari ikhtiar, dimulailah segalanya dengan sabar…
Dari hati, terbinalah cinta, kasih dan sayang…
Serta kejujuran dan pengabdian tuk bersama.
Hari ini terdengar suaramu manis dan lembut…
Walau terkadang kemanjaan itu datang dan membuatku gemas…
Hari ini segala cerita kututurkan tanpa celah, jujur kepadamu…
Dan sering kuberharap hal yang sama dari hatimu.
Bulan penuh berkah…
Bulan yang penuh rahmat…
Semoga segala yang kulakukan memberikan tuntunan dan arahan tuk kemudian,
Sesuai dengan arah dan tujuan di jalan-Mu Ya Rabb…Diri ini mengabdi.
Kuniatkan, kulakukan dan kuungkapkan segalanya berusaha tetap dijalan-Mu ya Rabb…
Walau memang masih tertinggal suatu laku yang belum dapat kusirnakan yang berada dibelakang-Mu ya Rabb…
Namun kupercaya… segalanya ada pada rencana-Mu Ya Rabb…
Amin.
190907:12.00:jkt/slipi