Keremangan….

October 8th, 2005 by brillianti

Segala yang terjadi memang akan tetap terjadi walau berbagai bentuk penghalang meruakkkan keadaan.

Hati tak dapat dipaksakan, namun hati dapat diarahkan…

Asalkan kita dengan NIAT!!!

Masing-masing manusia diciptakan dalam keunikan masing-masingnya.

Bagaimana hati manusia bertindak… Bagaimana Brain manusia berfikir…

Semua dapat dikendalikan bila ada NIAT.

Keunikan manusia tercermin pada sikap dan tingkah laku-nya serta ucapan kata2 yang terungkap dari hati…

Terkadang ku terheran pada manusia-manusia yang selalu ingin memaksakan kehendaknya…

Adakah dia berfikir dan menyadari keberadaan manusia lain yang memiliki hak untuk ketenangan dalam kehidupannya?

Ini kurasakan setiap kali, setiap waktu… Saat-saat segalanya diawali oleh perkenalan wajah baru…

Tidak boleh kah diri ini hidup dalam kebebasan perasaan ego orang lain?

Kadang ingin berontak!!! namun ku berfikir….untuk apa kuharus bertindak BODOH?!

Hanya MiPi yang membuatku berfikir beratus-ratus kali untuk mencerna selingan sesaat fikiran negatif itu.

Bila bukan dari pelajaran yang diberikannya dulu… mungkin ku tak seperti Brilli yang saat ini.

Atau mungkin tak ada nama Brilli yang ini disetiap sudut sisi dunia yang sekarang.

Dalam kesendirian kumencoba mengalihkan perhatian…

Dalam duduk kutermenung mencoba memahami arti semuanya…

Alunan irama kupilih lembut menemani malam..

Hingga ku dapat mengambil keputusan yang terbaik…untuk diriku.

Walaupun ku tak kan tau apakah itu yang tepat untuk ku?

Hanya berusaha… tapi ku pun manusia…

banyak mengalami kebimbangan… walau kepastian selalu ada untuk diriku memberi jawaban.

Detik ini dalam kesendirian ku… melewati malam, kulalui banyak situasi dan kondisi…

Bahagia… surprised… dan lalu kekesalan…itu datang.

Hidup, harus kulalui dengan indah… karena hanya diri yang dapat menciptakan sesuatu itu indah atau sebaliknya.

Hari ini ku baru membaca buku karya Mahesa Djenar… yang dia sebutkan manusia seperti Monyet… makhluk yang berwujud mostly like a Human being…

"They said that what they meant bu heart was feeling - besides, they also had brains. But what they meant by brains was reason. they brust into laugher again!!!"

Hampir segalanya dimiliki… dan sama!

Dan ku pun berfikir… kebenaran dapat kutangkap di ulasan dan penjabaran buku itu…

Diripun kadang merasakan yang sama dengan si penulis…

Kadang manusia tak menggunakan Brain mereka untuk bertindak!

Kadang semua mata hati tertutup tak mau mengerti manusia lain yang memiliki privacy nya sendiri!

Kuhanya inginkan… Segalanya diwarnai oleh senyuman, kebahagiaan, kasih sayang dan keakraban.

Friendship it was enough for my life…. thats like my own family.

N I will enjoy to walk arounds in this world.

Please… dont break up our friendship with your own wants!

Tolong hargai manusia lain yang inginkan kebebasan…

*Im so ennoying with somebody*

SLEEPY

October 3rd, 2005 by brillianti

Hmm… ngantugs sekali hari ini..???

Tak seperti biasa…

Hmm…

Hari iniiii….

Banyak yang membuat ku senyam senyum sendiri….

Banyak juga yang membuat ku malas malasan…

Sering kali ku menggeleparkan kepala ke meja kerja…

Sering kali boneka gufi ku terpepet kupeluk kujadikan bantalan…

Tak banyak orang lalu lalang seperti biasanya…

Sealan mereka tau kantuk ku semakin berat terasa…

Suara riang ku tak terdengar dari lorong lantai kerja ku…

Membuat manusia-manusia bertanya sehatkah diri ku?

Bertanya adakah diri ku? Masih ku disini?

Dan yang lain yang tak terdengar oleh telinga ku.

Debur ombak pantai terasa masih terngiang ditelinga ku…

Seakan waktu tak banyak ku habisakan disana…

Merayap malam mencari penyu,… Dan kutemukan dia tersesat.

Menatap nya bagai sendu memohon tuk segera tinggalkan dirinya…

Meminta tuk dapat cepat kembali kelaut…

Hadir ku tak berpengaruh apapun… Walau hati kita masing-masing tau yang diinginkan.

Dengan semangat ku dukung dalam hati…

Berangsur semangat nya pun pulih kembali tuk mencapai laut…

Keberhasilan, ternyata sangat berpengaruh dari dukungan sang pe-cinta…

Detik itu pun, rasa cinta meningkat dan semakin kuat…

Mencinta pada alam… dan semua yang bergantung padanya.

Jikalau kulihat kembali lembar-lembar lalu…

Hilang rasa kantuk… dan berganti deretan kata-kata yang tersusun walau tak begitu indah…

Yang tertuang dalam wadah bejana dunia….

*saat ini aku pun puas*

“Senyuman Kekasih…”

September 28th, 2005 by brillianti

Menapak langkah demi langkah menuju kamarku…

Membuka pintu melihat luas isi kamarku hingga sudut

Sekotak terlihat tanpa celah…

Merebahkan diri melepas lelah diatas ranjangku yang merindu..

Hening, terasa sisi ruang kamarku membisu…

Seolah menatapku membiarkan diri mencari rasa nyaman.

Akhir hari yang terasa rutin kukerjakan saat dirumah.

Sebentar kupejamkan kelopak mataku…

Membebaskan pandangan dikegelapan mata.

Bola mata berputar seolah menari dan bergembira,

Setelah seharian kubiarkan ia melihat, menatap apa saja yang kuinginkan.

Kubuka mata ini, terasa terang… seakan kembali terlahir…

Kuberanjak dan mulai melakukan aktivitas rumah ku.

Terasa kembali bersemangat, setelah tenaga yang telah kupakai hari itu.

Bermain dengan buku, kata, dan irama dari CD yang kumainkan.

Mengingat segala yang kulakukan hari itu..

Mencerna apa-apa saja yang terlahir hari itu..

Menumpahkan segalanya lewat kata yang kugores dengan tinta.

Sejenak Kulangkahkan kaki menuju luar kamar…

bercengkrama dengan penghuni-penghuni kecil dalam rumah..

Bercerita dan saling tertawa meluapkan segala rasa yang terlahir hari itu..

Hingga rasa kantuk menyerang dan menyelimuti kami semua..

Kembali ke kamar, kulihat buku dan diary berserakan seperti merekapun baru saja bermain bercengkrama dan saling bercerita.

Kubereskan dan menutup halaman-halaman yang terbuka.

Meletakkannya disisi ruang yang lain…

Kataku..

Tidurlah sayang…karena esok hari ku pasti akan menyapamu kembali,

Dan menggoreskan kenangan hari yang telah kulalui tanpamu.

Kubereskan ranjang dan diriku, lalu kupadamkan lampu kamar

Merebahkan diri…Berdoa untuk segalanya, hingga kumulai tertidur…

Dengan penuh senyuman…

Bee - @my office’s corner.

@I Will Not Survive@

September 27th, 2005 by brillianti

Ku suka lagu I will Survive

apalagi ketika kuhidup Without you by my side…

after so many night, dengerin I will survive song…

I think I’m Wrong,… Please come back doooonk!!!

Kau datang… from the outer space

Dengan baju astronot, kau membuat ku impress!

You have that stupid look, and I look stupid too…

Kita cocok! kita cocok!

Tapi kau pergi, Walkout the door…

Tinggalkan diriku yang sedang belajar ngebooor…

Nggak permisi, nggak bilang "Yuk dadah yuk bye bye…"

Ku jadi krambel,… keram dan sebel….!!!

Reff :

Yes, I know!!! I will not survive…

Tanpa dirimu disisiku, I won’t stay alive.

And I dont have a life to live, or a love to give…

I will not survive!!! I will not survive!!!

Kumencoba tuk bertahan,

menghibur diriku dengan banyak-banyak makan…

I spent so many night, diberbagai restorant

Tapi ternyata tak mempan!

If you see me!!! With nobody new…

Coz i’m that little person

Still in love with you, you know…

Sudah kumencoba, mencari penggantimu

Tapi tak ada…. yang berminaat (yg cocok kalee)…

*nyanyiin pake irama I will survive song yaa…*

“SURVIOR”

September 26th, 2005 by brillianti

Somewhere between, my sleep…

Somewhere beneth, my skin…

in place I cant see, something is known to be a sin.

Hiding inside my eyes,

Burning form deep within,

Something that needs a lie,

trying to turn into a sin.

Rescue me, before i…Lose control!

Rescue me, from this fire…in my soul!

There’s only you who can stop me from falling

I need you a Saviour!!!  Need my Saviour!!!

Rescue me, before i…Lose my head!!!

Rescue me, from the sight…of regret!

Couse only your love, can stop me from wanting…

I need a Saviour!!! You’re my Saviour!!!

Knocking behind my door, asking to be let in…

Something i have ignored, wanting to be a sin…

It’s been around for so long and waiting to begin

I know that it’s so wrong, cant let it be a sin.

Rescue me, before i…Lose control!

Rescue me, from this fire…in my soul!

There’s only you who can stop me from falling

I need you a Saviour!!!  Need my Saviour!!!

Rescue me, before i…Lose my head!!!

Rescue me, from the sight…of regret!

Couse only your love, can stop me from wanting…

I need a Saviour!!! You’re my Saviour!!!

*This song dedicated to my soulmate… who he is…in somewhere he was…just GOD’s knows…*

“GIE”

July 19th, 2005 by brillianti

Akhirnya, semua akan tiba pada suatu hari yang biasa.

Pada suatu ketika yang telah lama yang kita ketahui.

Apakah kau masih selembut dahulu,

Memintaku minum susu, dan tidur yang lelap.

Sambil membenarkan letak leher kemejaku.

Kabut tupis pun turun pelan-pelan dilembah kasih.

Lembah Mandala Wangi, kau dan aku tegak berdiri.

Melihat hutan-hutan yang menjadi suram

Meresapi belaian angin yang menjadi dingin.

Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu?

Ketika kudekap, kau dekaplah lebih mesra,

lebih dekat.

Apakah kau masih akan berkata, ku dengar…

detak jantungmu.

Kita begitu berbeda dalam semua.

kecuali dalam C I N T A…

Surprised!!!

July 12th, 2005 by brillianti

When u get what u want, u will lose what u have

Kita memang tidak bisa mendapatkan semuanya dalam hidup ini. Berbagai macam perubahanlah yang dijadikan renungan bagi kita yang tentunya selalu mengalami perubahan dalam hidup kita masing-masing.

Kalin,

ia banyak mendapatkan hal-hal yang sebelumnya tidak ia miliki.

Namun ia juga kehilangan banyak hal-hal yang sebelumnya ia punya;

Waktu untuk bersama eyangnya, kebebasan untuk melakukan hal-hal dan kebiasaan-kebiasaan yang ia suka, kehilangan semangat hidup, keceriaannya, bahkan ia kehilangan diri untuk menyadari siapa sebenarnya orang yang ia cinta…

Dan tak mengenal lagi siapa dirinya.

Tenggelam diri dalam kesibukannya, dan merasa dirinya mannequin hidup yang dijadikan komoditi dalam dunia super-konsumerisme ibukota.

So, bercerminlah mulai saat ini, untuk selalu jujur pada diri sendiri dalam mengenali diri.

Kita jadi tahu betul siapa diri kita, No Matter What U have Gone Through…

@RoofTop

July 12th, 2005 by brillianti

Sedetik nafas terlepas

Setiap kamu mengerling…

Menghempas dalam mimpi yang…

terkulai bersama kanvas putih di dinding

Cinta…manis di rasa, duka seiring luka

Kamu indah tapi tak terjamah.

In da Coffee Morn’

July 12th, 2005 by brillianti

Mestinya ada kamu…

Untuk bisa melihat pantulan lampu dipohon besar itu…

Dan bulan yag bersender dipungung daun,

Hijau kekuningan begitu magisnya… mengikatku untuk tidak segera berlalu.

Jika ini nyata dan memang nyata, satu hari nanti…

akan ada kamu duduk disampingku…

Memandang  cahaya itu muncul dari lampu…

Yang ada bulan dipunggung daun… yang ada pohon besar diselaput malam

yang ada rasa lahir dari sebuah restu…

Nanti, setelah datang masanya…

Nanti…

Jakarta Lalu…

July 12th, 2005 by brillianti

Waktu berlalu…

Seperti pasir yang tak bertumpu

Jiwa ini akan selalu berubah

Menjalar kearah takdirnya

Lalu tercium bau tanah

Ketika hujan tertumpah

Terdorong jiwaku yang sudah di ujung

tebing ragaku…untuk segera berlalu.